Masalah umum fotografi makanan

 

Frustrasi dengan hasil foto makanan Anda? Berikut ini adalah masalah umum yang sering di hadapi fotografer pemula dan tips cara menaikkan kualitas foto makanan:

Foto Buram

Foto buram disebabkan oleh guncangan kamera. Solusinya meliputi:

1. Pegang kamera Anda lebih mantap (lebih mudah diucapkan daripada dilakukan)

2. Gunakan tripod dengan remote (shutter release) sehingga kamera Anda tetap diam sepenuhnya saat Anda memotret

3. Gunakan kecepatan rana yang lebih cepat, yang mengharuskan Anda membuka bukaan dan/atau pindah ke area dengan lebih banyak cahaya

4. Naikkan ISO, namun ini merupakan pilihan terakhir karena dengan menaikkan ISO akan menyebabkan noise (bitnik-bintik) yang mengakibatkan berkurangnya kualitas gambar dengan hilangnya detail objek

Warna

Pernah melihat foto yang terlalu biru atau terlalu kuning?
Saat Anda mengedit foto, jika piring makanan Anda terlihat sangat biru, kuning, merah muda atau hijau, gunakan tool White Balance pada perangkat lunak Anda untuk memperbaikinya! 

Warna menjadi hidup ketika white balance diatur dengan benar. Jika Anda memotret dalam format RAW, Anda akan lebih mudah menyesuaikan keseimbangan warna pada saat proses editing.

Hasil Foto yang terlihat “tidak Profesional”

Fotografer makanan yang sudah berpengalaman menggunakan lensa yang memungkinkan mereka mempersempit depth of field saat membidik objek foto. Kemudian mereka menggunakan perangkat lunak fotografi untuk mengubah kontras, level, dan ketajaman foto mereka. Terkadang beberapa pengeditan yang minor akan menghasilkan foto menjadi jauh lebih keren.

Komposisi

Karena kurangnya referensi dan literasi serta pengalaman, biasanya faktor ini di abaikan oleh para fotografer pemula. Pada faktanya, komposisi adalah salah satu dasar fotografi yang wajib di kuasai oleh seorang fotografer. Sedikit saja merubah posisi objek dalam sebuah foto.

Styling

Hal ini akan terkait erat dengan komposisi dan jenis makanan yang akan di potret. Misalnya Ketika kita memotret pizza, maka kita akan mengambil angle foto 90 derajat tegak lurus dari atas objek. Objek utama akan di tambah beberapa aksesoris tambahan dengan pemilihan warna yang serasi sebagai pemanis dan pelengkap sebuah foto.

Penutup

Jadi, sebagai fotografer skill yang di butuhkan cukup banyak dan kompleks, dan itu yang menjadi value seorang fotografer. Ia akan di hargai sesuai dengan kualitas kerja dan skill yang di milikinya. Selain dasar-dasar pencahayaan kita juga harus menguasai pencahayaan. Setelah proses pengambilan gambar masih ada post processing, yaitu proses editing foto untuk mendapatkan foto dengan kualitas terbaik. Kunjungi cakbass.com untuk update artikel fotografi dan videografi terbaru!